Thursday, 21 January 2016

PENGALAMAN BERORGANISASI DARI TIDAK TAHU MENJADI TAHU


Perkenalkan nama saya ibnu mas ud yang beralamat desa tangkil kulon rt 003/011 no 07 kedungwuni kab pekalongan. Saya bekerja sebagai karyawan disalah satu perusahaan textile dikabupaten pekalongan PT Panamtex beralamat di jl raya Pandanarum Tirto kab pekalongan.Saya bekerja sudah 18 tahun lamanya. Awal bekerja saya sebagai mekanik,selama saya bekerja saya tidak pernah tahu tentang hak dan kewajiban sebagai pekerja. Pada waktu itu saya hanya berpikir bekerja dan mendapatkan upah,padahal dalam perusahaan sudah ada yang namanya organisasi pekerja dan saya ikut jadi anggota secara otomatis karena dalam slip gaji saya udah ada potongan iuran sebagai kewajiban anggota. Selama bekerja saya tidak peduli dengan organisasi pekerja yang saya ikuti walau sudah menjadi anggota.Dalam kurun waktu kurang lebih lima tahun gak ada masalah dalam melakukan pekerjaan di perusahaan.Saya berpikir pada waktu itu upah saya naik dengan sendirinya,setelah ada perubahan terkait THR (tunjangan hari raya) pada tahun 2008 berkurang yang awalnya nya sudah berjalan satu setengah kali upah berkurang menjadi satu kali upah ini jelas mengurangi pendapatan,disitu saya mulai bergerak menanyakan yang saya hadapi pada pengurus organisasi pekerja dan ternyata sudah dibuat aturan PKB(perjanjian kerja bersama) serta sudah disepakati oleh kedua belah pihak.Saya menjadi anggota harus gimana karena sudah ada ketentuan,akhirnya saya mulai bergerak untuk ikut dan aktif dalam setiap rapat organisasi pekerja serta mencari tahu terkait aturan ketenagakerjaan.pada tahun 2010 saya dicalonkan dan dipilih menjadi ketua organisasi pekerja dengan suara mayoritas,padahal pada waktu itu saya belum tahu betul dalam menjalankan organisasi.Dengan terpilihnya saya ini menjadi amanat anggota mau tidak mau harus dijalankan,disitu mulai berperan dan belajar saya didampingi oleh pengurus yang senior dan punya pengalaman yang membantu dalam gerakan berorganisasi.pada tahun 2011 ada permasalahan pekerja yang menjadi anggota terphk disitu lah mulai terbuka pola pikir saya sebagai pemimpin organisasi untuk melakukan pembelaan anggota.Dalam upaya penyelesaian saya dan kawan kawan pengurus lainnya meminta bantuan perangkat atas organisasi untuk terlibat dalam menyelesaikan permasalahan yang kami hadapi. Disitulah saya bertemu dengan sosok aktivis Pekerja dari kota pekalongan Budi Pratomo yang ikut membantu dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.kita diajari dan dididik bagaimana cara mengadvokasi dan paham aturan sebagai dasar dalam berargumentasi dengan siapapun.sehingga terbuka pola pikir dalam melakukan gerakan berorganisasi.banyak hal positif yang kami dapat dengan adanya permasalahan yang ada diperusahaan saya dan bisa selesai sepakat.
Intinya bila ada kemauan untuk belajar dan melakukan dengan sungguh sungguh pasti akan ada kemudahan,kuncinya satu komitmen,ucapan dan tindakan sama dalam gerakan serta konsisten dalam gerakan nya.itulah awal pergerakan organisasi pekerja yang ada di kab pekalongan yang selalu melibatkan orang banyak dalam melakukan gerakan perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota beserta keluarga nya.

1 comment:

  1. Salam persahabatan jalin kerjasama dengan diskusi dan komunikasi melalui blogg saya

    ReplyDelete